People development merupakan istilah yang sangat familiar di dunia HR. Proses people development adalah bagian penting dari perusahaan karena jika perusahaan melakukannya dengan benar, akan memiliki manfaat jangka panjang terhadap karyawan.
Melalui artikel REKKAA kali ini, akan membahas mengenai apa itu people development, tujuan, serta fungsinya di dalam perusahaan. Mari kita simak!
APA ITU PEOPLE DEVELOPMENT?
Melihat perusahaan sukses bukan dari produk atau layanan apa yang mereka tawarkan ke konsumen. Perususahaan dapat dikatakan sukses dengan melihat bagaimana perusahaan dapat mengelola orang-orang yang bekerja di dalamnya.
Ketika perusahaan memiliki fokus untuk mengembangkan karyawannya, maka secara tidak langsung ia akan meningkatkan begitu banyak hal mencakup kemampuan, kinerja, hingga loyalitas karyawan.
Maka dari itu pengertian people development merupakan suatu upaya dari perusahaan untuk meningkatkan kinerja serta produktivitas karyawan.
Untuk mencapainya, perusahaan dapat melakukan berbagai cara misalnya melalui penilaian kinerja, pelatihan, hingga penentuan KPI untuk masing-masing karyawan.
Dengan upaya-upaya tersebut, kinerja serta kemampuan karyawan dapat meningkat sedikit demi sedikit hingga mereka menjadi karyawan yang kompeten.
Hasilnya, performa perusahaan pun juga dapat ikut berkembang dan bisa tumbuh dengan pesat. Artinya, people development merupakan program jangka panjang dari perusahaan yang perlu dipupuk dan dimonitor secara hati-hati.
Selain itu, adanya people development dapat meningkatkan engagement karyawan sehingga mereka menjadi karyawan yang semakin loyal ke perusahaan.
TUJUAN ADANYA PEOPLE DEVELOPMENT
Ketika perusahaan menerapkan rencana pengembangan karyawan secara komprehensif di sebuah perusahaan, pastinya perusahaan memiliki tujuan jangka panjang yang baik. Berikut adalah beberapa tujuan people development.
- Tujuan fungsional
Tujuan fungsional dari people development adalah agar perusahaan dapat mempertahankan kemampuan fungsionalnya agar sesuai dengan kebutuhkan perusahaan
- Tujuan sosial
Tujuan ini perlu menekankan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kebutuhan yang ada di masyarakat sekitar.
- Tujuan organisasi
Tujuan ini erat kaitannya dengan bagaimana perusahaan menjalankan program people development untuk meningkatkan efektivitas.
- Tujuan pribadi
Tujuan pribadi pada people development berhubungan dengan tujuan masing-masing karyawan yang ada di perusahaan, misalnya jenjang karir, kompensasi, serta motivasi mereka dalam bekerja.
RUANG LINGKUP PEOPLE DEVELOPMENT
Sekiranya, ada 4 ruang lingkup people development. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
- Motivasi
Hadirnya people development yang terencana dengan matang dapat memotivasi karyawan agar mereka bisa meningkatkan potensi dirinya.
- Pengelolaan kinerja
Kinerja karyawan harus dipantau sedemikian rupa agar dapat berjalan efektif. Maka dari itu perusahaan perlu mengelola kinerja karyawan dengan baik.
- Pelatihan kerja
Perusahaan perlu memberikan kesempatan sebesar-besarnya pada karyawan agar mereka dapat mengembangkan kemampuan sesuai dengan bidang yang mereka jalani. Perusahaan memberikan pelatihan yang menyesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan karyawan. Nanti setelah pelatihan, akan ada evaluasi kinerja karyawan untuk melihat sejauh mana perkembangan mereka.
- Inovasi
Ketika mengembangkan karyawan, perusahaan juga dapat menciptakan inovasi yang dapat membantu efisiensi dalam program pengembangan tersebut.
BAGAIMANA MENINGKATKAN PERAN PEOPLE DEVELOPMENT PADA PERUSAHAAN?
Supaya people development dapat berjalan dengan baik, ada beberapa cara untuk meningkatkannya. Berikut di antaranya:
- People Development Mampu Menganalisis Kemampuan
Analisis ketimpangan kemampuan atau skill gap analysis merupakan usaha yang dapat dilakukan perusahaan untuk melihat bagaimana kemampuan karyawan saat ini sudah sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau belum.
Ini menjadi penting agar karyawan memiliki skill yang memang dibutuhkan sesuai dengan perencanaan perusahaan. Selain itu, usaha ini juga dapat menilai apa yang menjadi kekurangan karyawan dan bagaimana mengatasinya.
- Pelatihan Secara Profesional serta Mentoring
Banyak manajer yang karena satu dan lain hal kurang proaktif dalam memberikan pelatihan serta mentoring pada bawahannya.
Padahal hal ini sangat penting. Bagaimana pun juga, bawahan mereka butuh dibimbing agar mereka dapat belajar, daripada sekadar menyuruh apa yang harus mereka lakukan.
Selain melalui mentoring, perusahaan juga dapat memberikan karyawan pelatihan formal yang dapat diadakan oleh profesional. Misalnya lewat seminar, akses gratis terhadap situs-situs e-learning, hingga training. Nantinya, keterampilan mereka akan berkembang seiring berjalannya waktu.
- Lakukan Pengembangan Soft Skill
Selain keterampilan bekerja, soft skill juga merupakan aspek yang tidak kalah penting. Banyak soft skill yang dapat dikembangkan karyawan seperti misalnya cara berkomunikasi, pengendalian emosi, hingga skill kepemimpinan.
Jika hal ini telah dilakukan dengan baik, komunikasi serta kerja sama antara individu di dalam perusahaan juga akan semakin baik.
- People Development Menuntut Kolaborasi Lintas Divisi
Perusahaan perlu membuka kesempatan adanya kolaborasi antara divisi karena kesuksesan suatu perusahaan tidak hanya dilihat dari satu divisi saja.
Maka dari itu, mereka harus memperhatikan performa serta kompetensi semua divisi agar tidak ada kesenjangan yang terjadi. Jangan sampai satu divisi ada yang memiliki performa yang bagus, sementara divisi lain ada yang memiliki kompetensi di bawah rata-rata.
Jika ini dapat tercipta, maka semua akan saling melengkapi satu sama lain.
- Pemberian Feedback yang Memotivasi
Kinerja karyawan tidak selalu terus berada di atas. Menurunnya kinerja mereka adalah hal yang sangat wajar karena lagi-lagi mereka adalah manusia.
Namun perusahaan kerap kali kurang memberikan solusi ataupun masukan yang konstruktif ke karyawan. Padahal di masa tersebut, feedback dan masukan sangat penting dan dapat menjadi masukan serta motivasi bagi mereka.
Jadi, ada baiknya jika perusahaan melakukan performance review yang baik sehingga bersama-sama dapat menganalisis kinerja karyawan yang menurun tersebut.
- Membangun Loyalitas dan Kepercayaan Karyawan dengan Perusahaan
Transparansi, keterbukaan, serta kejujuran perusahaan adalah hal yang diinginkan oleh semua karyawan. Transparansi tersebut harus ditunjukkan dalam budaya perusahaan mulai dari perusahaan itu sendiri hingga ke para pemimpinnya.
Seorang pemimpin yang baik harus mau membagi proses bekerja yang ia lakukan kepada bawahannya dan membuat mereka merasa dilibatkan.
Karyawan yang dilibatkan cenderung akan merasa bahwa upaya mereka dihargai. Karyawan yang merasa dihargai di dalam sebuah perusahaan dan menganggap diri mereka adalah bagian penting, mereka cenderung akan lebih loyal terhadap perusahaan.
Jadi dapat dikatakan bahwa people development merupakan proses menyeluruh di mana harus melibatkan semua aspek dalam perusahaan.
KESIMPULAN
Itulah tadi pengertian serta fungsi dari people development di perusahaan. Kemudian, untuk memudahkan HR dalam menjalankan people development, Anda juga bisa memanfaatkan Aplikasi Payroll REKKAA yang memiliki berbagai fitur untuk mengurus keperluan administrasi karyawan.
Misalnya dengan fitur Attendance Management yang memungkinkan HR memiliki sistem absensi yang terotomasi atau juga fitur Payroll-nya yang memudahkan HR dalam membayarkan gaji karyawan setiap bulan.
Hasilnya, segala keperluan administrasi HR Anda jadi berjalan lebih efektif dan efisien
Tertarik mencari tahu dan mencoba aplikasi Rekkaa lebih jauh?
Hubungi kami atau jadwalkan demo untuk informasi lebih lanjut.


PUNYA USAHA RESTORAN KECIL-KECILAN? PENTINGKAH MEMBUAT LAPORAN KEUANGAN RESTORAN?
