• SERVICES
    • TAX
    • ACCOUNTING
    • PAYROLL
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL
    • KLIEN & PARTNER KAMI
  • INFORMASI
    • ARTIKEL
    • EVENTS
    • DAFTAR KPP
    • KARIR
    • FAQ
  • KALKULATOR
    • PPH 21 KARYAWAN
    • PPH 21 NON KARYAWAN
    • PPH 4 AYAT 2
  • Daftar
  • CARI

Mobile Menu

WHATSAPP

Konsultasi Gratis Sekarang!

HUBUNGI

  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube
  • Menu
  • Skip to right header navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer

Before Header

Layanan Konsultasi:    Hubungi

  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube

Rekkaa

Konsultan Bisnis Manajemen

  • SERVICES
    • TAX
    • ACCOUNTING
    • PAYROLL
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL
    • KLIEN & PARTNER KAMI
  • INFORMASI
    • ARTIKEL
    • EVENTS
    • DAFTAR KPP
    • KARIR
    • FAQ
  • KALKULATOR
    • PPH 21 KARYAWAN
    • PPH 21 NON KARYAWAN
    • PPH 4 AYAT 2
  • Daftar
  • CARI

Jenis dan Tips membuat Laporan Keuangan Pribadi

Beranda » Artikel » Jenis dan Tips membuat Laporan Keuangan Pribadi

Jenis dan Tips membuat Laporan Keuangan Pribadi
Jenis dan Tips membuat Laporan Keuangan Pribadi

Maret 1, 2022 //  by admin

Bagikan artikel

Apa saja Jenis Laporan Keuangan Pribadi:

1. Laporan arus kas pribadi (personal cash flow statement)

Laporan arus kas pribadi adalah laporan keuangan yang memuat informasi arus kas masuk dan keluar. Dengan kata lain laporan arus kas menunjukkan pemasukan dan pengeluaran Anda pada periode waktu tertentu.

  • Arus kas masuk adalah apapun yang menghasilkan uang. Contohnya seperti gaji, bunga rekening tabungan, penghasilan tambahan, dividen investasi, keuntungan dari penjualan saham dan obligasi, dan hasil penjualan aset pribadi seperti rumah atau kendaraan.
  • Arus kas keluar adalah semua pengeluaran yang Anda lakukan seperti biaya sewa rumah, belanja bulanan, makan, tagihan listrik, biaya hiburan, dan lain-lain.

Dengan mengetahui arus kas bersih ini, maka Anda bisa memahami bagaimana keadaan finansial Anda sendiri. Dari sini maka Anda pun bisa mengatur bagaimana pengelolaan yang tepat untuk menjaga keadaan finansial tetap positif.

2. Laporan neraca keuangan pribadi (personal balance sheet)

Laporan keuangan pribadi jenis ini memberikan gambaran keseluruhan akan kekayaan yang Anda miliki pada periode waktu tertentu. Ada beberapa hal yang biasanya ada dalam laporan neraca pribadi, di antaranya:

a. Aset

Aset adalah segala sumber daya yang bernilai dan dapat dikonversi menjadi uang. Contoh beberapa jenis aset seperti:

  • Kas dan setara kas. Uang tunai yang Anda miliki di dompet atau yang ada pada rekening tabungan, rekening giro, dan lainnya.
  • Aset berwujud (tangible assets) artinya aset berupa objek seperti rumah, mobil, perhiasan dan lain-lain.
  • Tak berwujud (intangible assets) artinya Aset non fisik seperti royalti, saham, atau obligasi.
  • Aset cair (liquid assets) artinya aset berupa uang tunai atau benda yang dapat dijual dan dikonversi menjadi uang dengan cepat tanpa kehilangan nilainya. Contoh saham dan obligasi.
  • Aset pendapatan tetap (fixed-income assets) artinya Investasi uang yang dipinjamkan untuk meraih bunga. Contohnya seperti sertifikat deposito, atau surat berharga.
  • Aset ekuitas (equity asset) artinya Ownership interest di perusahaan seperti saham, reksadana, dan rekening pensiun.

b. Liabilities

Liabilities dapat diartikan sebagai kewajiban hutang yang harus Anda bayarkan. Contoh: Cicilan mobil, rumah, saldo kartu kredit, dan pinjaman lainnya.

c. Net Worth (Kekayaan Bersih)

Net Worth artinya nilai kekayaan yang Anda miliki dari semua aset dikurangi nilai kewajiban (hutang) yang Anda miliki.

Baca juga: Berapa banyak uang seharusnya ada di tabungan ketika umur 25 tahun dan 30 tahun?

Lalu bagaimana tips untuk membuat atau menyusun Laporan Keuangan Pribadi?

1. Spreadsheet

Buatlah spreadsheet dan bagi ke dalam beberapa bagian seperti aset, liabilitas dan arus kas. Setelah itu Anda juga bisa menambahkan bagian khusus untuk menghitung net worth atau kekayaan bersih yang kamu miliki.

2. Daftar aset dan nilainya

Buat kolom yang berisi daftar aset yang kamu miliki beserta nilainya. Misalnya rekening di bank beserta saldonya, saham dan nilainya atau properti yang Anda miliki.

3. Daftar liabilitas

Serupa dengan daftar aset, Anda dapat buat juga kolom yang berisi informasi akan kewajiban hutang yang harus dibayarkan. Misalnya saldo kartu kredit, atau pinjaman di bank.

4. Total net worth

Setelah membuat daftar aset dan liabilitas beserta nilainya, setelah itu hitunglah total dari masing-masing kategori. Misalnya setelah total nilai aset Anda bernilai Rp 40.000.000,- sementara total liabilitas bernilai Rp 10.000.000,-. Maka dari sini Anda dapat memiliki gambaran akan net worth atau kekayaan bersih yang Anda miliki.

5. Laporan arus kas

Di bagian terpisah buatlah semua aliran arus kas bulanan dalam keuangan Anda. Hitung pemasukan yang Anda miliki misalnya dari gaji atau penghasilan tambahan. Lalu tulis dan total semua pengeluaran kamu di bulan itu, misalnya pengeluaran untuk tagihan listrik, transportasi, belanja bulanan, dan lain-lain.

Total semua pemasukan dan pengeluaran, setelah itu lihat selisihnya untuk mengetahui penghasilan bersih Anda.

Semoga artikel ini bermanfaat. Silahkan hubungi tim kami jika Anda membutuhkan Jasa kami lebih lanjut mengenai Laporan Keuangan Pribadi/Rumah Tangga Anda, agar dapat terstruktur dengan baik.

Baca juga: Pengaruh Laporan Keuangan dengan Laporan Pajak

Kategori: Akunting, ArtikelTag: Akuntansi, akuntansi keuangan, Laporan Keuangan, laporan keuangan pribadi, Pengeluaran bulanan

Anda tertarik?

Hubungi kami untuk konsultasi

Whatsapp Konsultan

You May Also Be Interested In:

Kapan Bisnis Membutuhkan Jasa Konsultan Pajak? Tanda-Tanda Risiko yang Sering Diabaikan

Denda Pajak Perusahaan: Jenis Sanksi, Penyebab, dan Risiko Besar yang Sering Diremehkan oleh Bisnis

Pajak Influencer di Indonesia: Cara Perhitungan, Kompleksitas Aturan, dan Risiko Kesalahan yang Sering Terjadi

Cara Lapor Pajak Perusahaan: Proses Kompleks yang Sering Diremehkan dan Berisiko Tinggi

Pajak UMKM Berapa Persen? Penjelasan Lengkap Tarif Pajak UMKM, Aturan, dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Cara Menghitung Pajak UMKM: Panduan Lengkap Perhitungan, Contoh Nyata, dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Pentingnya Database Karyawan - Artikel Banner Rekkaa

PENTINGNYA DATABASE KARYAWAN BAGI PERUSAHAAN 

Manfaat Slip Gaji - Artikel Banner Rekkaa

MANFAAT SLIP GAJI BAGI KARYAWAN

MASALAH KEUANGAN UMKM - Artikel Banner Rekkaa

MASALAH KEUANGAN UMKM YANG SERING TERJADI, APA SOLUSINYA?

Previous Post: «Batas Lapor SPT Tahunan Jangan Lupa! Catat Batas Waktu Lapor SPT Tahunan
Next Post: Pengertian Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM Pengertian Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM»

Sidebar Utama

Artikel Terbaru

Laporan keuangan sederhana bagi UMKM dan perpajakan UMKM

LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DAN PERPAJAKAN BAGI UMKM 

Pendahuluan Laporan keuangan sederhana untuk UMKM adalah …

Sanksi atau konsekuensi tidak mengikuti program pengungkapan sukarela atau tax amnesty

Sanksi atau Konsekuensi Tidak Mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS / Tax Amnesty Jilid II)

Apa sanksi atau konsekuensi jika tidak mengikuti Program …

Fungsi dan Manfaat Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM

Manfaat dan Fungsi Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM

Kita perlu mengetahui untuk membuat laporan keuangan Anda tidak …

Kiat-kiat Dalam Penyusunan SPT Tahunan Badan

PENDAHULUAN Tanggal 31 April 2022 adalah batas akhir …

Kapan Bisnis Membutuhkan Jasa Konsultan Pajak? Tanda-Tanda Risiko yang Sering Diabaikan

Pendahuluan “Apakah saya sudah perlu menggunakan jasa …

Denda Pajak Perusahaan: Jenis Sanksi, Penyebab, dan Risiko Besar yang Sering Diremehkan oleh Bisnis

Pendahuluan Banyak perusahaan menganggap denda pajak …

Pajak Influencer di Indonesia: Cara Perhitungan, Kompleksitas Aturan, dan Risiko Kesalahan yang Sering Terjadi

Pengertian Pajak Influencer Seiring berkembangnya industri …

Cara Lapor Pajak Perusahaan: Proses Kompleks yang Sering Diremehkan dan Berisiko Tinggi

Pendahuluan: Kenapa Pelaporan Pajak Tidak Sesederhana yang …

Pajak UMKM Berapa Persen? Penjelasan Lengkap Tarif Pajak UMKM, Aturan, dan Kesalahan yang Harus Dihindari

Kenapa Banyak UMKM Salah Memahami Pajak? Salah satu …

Footer

Adalah layanan jasa profesional di bidang Akuntansi, Perpajakan, dan Payroll untuk perusahaan skala kecil, menengah hingga skala besar, maupun perorangan. 

Services

  • Tax
  • Accounting
  • Payroll
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube

Informasi

  • Artikel
  • Events
  • Karir
  • FAQ

Kantor


PT RUHIKA FUSTA NUSANTARA

hello@rekkaa.com
+62 815 990 1111

Menara 165, 4th Floor
Jl. TB Simatupang Kav 1 RT/RW 009/003
Pasar Minggu
Kota Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12560

Site Footer

Rekkaa Made with

© 2021–2026