Standar Akuntansi Keuangan (SAK) – IFRS
Kelebihan IFRS
PSAK memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut :
- Daya banding laporan keuangan meningkat.
- Dalam lingkup pasar modal internasional informasi yang diberikan berkualitas.
- Perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan dikurangi sehingga hambatan arus modal internasional bisa dihilangkan.
- Biaya untuk analisis keuangan bagi para analis dan biaya pelaporan keuangan perusahaan multinasional bisa dihemat.
- Kualitas pelaporan keuangan meningkatkan menuju best practice.
Standar Akuntansi Keuangan – Entitas Usaha Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP)
SAK ETAP dalam penerapannya mengadopsi dari standar IFRS. Berikut penyederhanaannya:
- Tidak ada Laporan Laba / Rugi Komprehensif.
- Penilaian untuk aset tetap, aset tak berwujud dan investasi setelah tanggal perolehan hanya menggunakan harga perolehan, tidak ada pilihan menggunakan nilai wajar atau nilai revaluasi.
- Tidak terdapat pengakuan liabilitas dan asset pajak tangguhan. Beban pajak ditentukan sebesar jumlah pajak menurut ketentuan pajak yang berlaku.
Baca juga: Manfaat dan Fungsi Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM
Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAK SYARIAH)
PSAK Syariah berada dalam PSAK 100-106 yang terdiri dari :
- Kerangka Konseptual
- Penyajian Laporan Keuangan Syariah
- Akuntansi Murabahah
- Musyarakah
- Mudharabah
- Salam
- Istishna
Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)
Penyusunan SAP melalui tahapan-tahapan seperti :
- Identifikasi Topik untuk Dikembangkan Menjadi Standar.
- Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) di dalam KSAP.
- Riset Terbatas oleh Kelompok Kerja.
- Penulisan draf SAP oleh Kelompok Kerja.
- Pembahasan Draf oleh Komite Kerja.
- Pengambilan Keputusan Draf untuk DipublikasikanPeluncuran Draf Publikasian SAP (Exposure Draft).
- Dengar Pendapat Terbatas (Limited Hearing) dan Dengar Pendapat Publik (Public Hearings).
- Pembahasan Tanggapan dan Masukan Terhadap Draf Publikasian.
- Finalisasi Standar.
Baca juga: 4 Pilar SAK (Standar Akuntansi Keuangan) di Indonesia





4 Pilar SAK (Standar Akuntansi Keuangan) di Indonesia
