Perusahaan pasti ingin perusahaannya terus berkembang, apalagi yang baru mulai dan berencana mendirikan usaha sehingga dalam kegiatan operasionalnya akan berusaha untuk terus-menerus meningkatkan nilai perusahaannya.
Nilai perusahaan merupakan bagian terpenting dari dalam perusahaan, karena dapat meningkatkan nilai perusahaan merupakan tujuan dari perusahaan. Nilai perusahaan bisa menggambarkan perusahaan dalam keadaan baik atau buruk. Nilai perusahaan yang tinggi akan membuat investor tertarik untuk melakukan investasi di perusahaan. Investasi tersebut akan mempengaruhi pasar modal, sehingga pada nantinya akan membuat harga saham perusahaan juga meningkat.
Kualitas laba yang baik secara otomatis akan berpengaruh terhadap nilai perusahaan yang terus meningkat. Sebaliknya, bila kualitas laba buruk maka membuat nilai perusahaan akan menurun.
Baca juga: Perbedaan Accounting dan Finance
Faktor yang mempengaruhi kualitas laba adalah :
1. Risiko
Merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan investor dalam berinvestasi di pasar modal sehingga informasi risiko menjadi penting.
2. Ukuran Perusahaan
Perusahaan dengan ukuran yang lebih besar memiliki modal lebih besar (pemegang sahamnya dan atau kreditur lebih banyak), karyawan lebih banyak (orang yang terlibat lebih banyak), penjualan lebih besar (pelanggan lebih banyak).
3. Kualitas CSR
Selain informasi akuntansi, informasi non-akuntansi juga digunakan oleh pemodal sebagai alat untuk menginterprestasikan laporan keuangan dengan lebih baik.
4. Struktur modal
Struktur modal adalah hasil atau akibat dari keputusan pendanaan (financial decision) yang pada intinya memilih apakah menggunakan utang atau ekuitas untuk mendanai aktivitas operasional perusahaan.





Perbedaan Accounting dan Finance
