
Punya Tabungan Belum Tentu Berarti Finansial Sehat
Melihat saldo rekening bertambah setiap bulan memang memberikan perasaan tenang.
Ada rasa bahwa kondisi keuangan semakin aman. Apalagi ketika angka tersebut sudah mencapai puluhan juta rupiah.
Namun, ada satu hal yang sering terlupakan:
Saldo bukanlah keseluruhan cerita tentang kondisi keuangan seseorang.
Seseorang bisa memiliki tabungan Rp50 juta, tetapi juga memiliki utang Rp30 juta. Di sisi lain, seseorang dengan tabungan Rp20 juta mungkin tidak memiliki utang dan memiliki arus kas bulanan yang jauh lebih sehat.
Lalu, siapa yang kondisi keuangannya lebih baik?
Jawabannya tidak bisa ditentukan hanya dari saldo rekening.
Financial Health Bukan Sekadar Tentang Tabungan
Kesehatan keuangan pada dasarnya berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan saat ini, menghadapi kebutuhan yang tidak terduga, memenuhi kewajiban, serta membangun kondisi finansial untuk masa depan.
Karena itu, ada beberapa angka yang perlu dilihat secara bersamaan.
1. Income
Mulai dari mengetahui berapa pendapatan yang benar-benar diterima.
Pendapatan yang besar memang memberikan ruang finansial lebih luas, tetapi belum tentu menghasilkan kondisi keuangan yang sehat apabila seluruhnya habis untuk memenuhi kebutuhan.
2. Expense
Selanjutnya lihat ke mana uang tersebut pergi.
Pengeluaran rutin, cicilan, kebutuhan rumah tangga, lifestyle, hingga pengeluaran kecil yang berulang perlu diperhitungkan.
Masalah keuangan sering kali bukan karena pendapatannya terlalu kecil, tetapi karena pengeluaran tidak pernah benar-benar dipahami.
3. Saving Rate
Menabung bukan hanya tentang nominal.
Yang juga penting adalah berapa persen pendapatan yang berhasil disisihkan secara konsisten.
Misalnya seseorang berpenghasilan Rp10 juta dan mampu menyisihkan Rp2 juta setiap bulan. Saving rate-nya berbeda dengan seseorang yang berpenghasilan Rp20 juta tetapi hanya mampu menyisihkan Rp1 juta.
Artinya, melihat nominal tabungan saja belum cukup untuk memahami kemampuan finansial seseorang.
4. Debt
Utang juga perlu masuk dalam perhitungan.
Tabungan yang besar tidak otomatis menunjukkan kondisi keuangan yang sehat apabila sebagian besar aset tersebut sebenarnya harus digunakan untuk memenuhi kewajiban.
Karena itu, penting untuk melihat hubungan antara aset yang dimiliki dengan total kewajiban.
5. Net Worth
Salah satu cara sederhana untuk melihat posisi kekayaan adalah dengan menghitung:
Total Aset − Total Kewajiban = Net Worth
Misalnya:
Aset: Rp100 juta
Utang: Rp40 juta
Maka net worth adalah Rp60 juta.
Angka ini memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan hanya melihat saldo tabungan Rp100 juta.
Jadi, Berapa Tabungan yang Bisa Dibilang “Aman”?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua orang.
Kebutuhan setiap individu berbeda berdasarkan pendapatan, jumlah tanggungan, gaya hidup, kewajiban, dan kondisi pekerjaan.
Karena itu, daripada mengejar angka tabungan tertentu hanya karena mengikuti orang lain, lebih baik mulai memahami kondisi finansial sendiri.
Yang penting bukan hanya berapa banyak uang yang berhasil dikumpulkan, tetapi apakah kondisi tersebut cukup untuk menghadapi kebutuhan dan risiko finansial yang mungkin muncul.
Hal yang Sering Membuat Orang Salah Menilai Kondisi Keuangannya
Ada beberapa kebiasaan yang membuat seseorang merasa kondisi keuangannya aman padahal belum tentu.
Pertama, hanya melihat saldo rekening tanpa menghitung utang.
Kedua, mencatat pendapatan tetapi tidak mencatat seluruh pengeluaran.
Ketiga, menganggap tabungan sebagai uang yang bebas digunakan tanpa memperhitungkan kebutuhan jangka panjang.
Keempat, meningkatkan gaya hidup setiap kali pendapatan meningkat.
Pada akhirnya, pendapatan boleh bertambah, tetapi apabila pengeluaran tumbuh dengan kecepatan yang sama atau bahkan lebih tinggi, kondisi keuangan tidak banyak berubah.
Kesimpulan
Financially healthy bukan berarti memiliki saldo rekening paling besar.
Kondisi keuangan yang sehat dimulai dari kemampuan memahami angka sendiri: berapa yang masuk, berapa yang keluar, berapa yang berhasil disimpan, berapa kewajiban yang dimiliki, dan berapa kekayaan bersih yang sebenarnya.
Karena ketika kita hanya melihat saldo, kita hanya melihat satu bagian kecil dari cerita.
Tetapi ketika kita memahami seluruh angka, kita mulai memahami kondisi keuangan yang sebenarnya.
Di Rekkaa, kami percaya bahwa angka bukan sekadar laporan. Angka membantu pemilik bisnis dan individu memahami kondisi keuangan, menemukan risiko lebih awal, dan mengambil keputusan dengan lebih tepat.
Kenali angkanya. Pahami kondisinya. Ambil keputusan dengan lebih baik.

