• SERVICES
    • TAX
    • ACCOUNTING
    • PAYROLL
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL
    • KLIEN & PARTNER KAMI
  • INFORMASI
    • ARTIKEL
    • EVENTS
    • DAFTAR KPP
    • KARIR
    • FAQ
  • KALKULATOR
    • PPH 21 KARYAWAN
    • PPH 21 NON KARYAWAN
    • PPH 4 AYAT 2
  • Daftar
  • CARI

Mobile Menu

WHATSAPP

Konsultasi Gratis Sekarang!

HUBUNGI

  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube
  • Menu
  • Skip to right header navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer

Before Header

Layanan Konsultasi:    Hubungi

  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube

Rekkaa

Konsultan Bisnis Manajemen

  • SERVICES
    • TAX
    • ACCOUNTING
    • PAYROLL
  • TENTANG KAMI
    • PROFIL
    • KLIEN & PARTNER KAMI
  • INFORMASI
    • ARTIKEL
    • EVENTS
    • DAFTAR KPP
    • KARIR
    • FAQ
  • KALKULATOR
    • PPH 21 KARYAWAN
    • PPH 21 NON KARYAWAN
    • PPH 4 AYAT 2
  • Daftar
  • CARI

Punya Tabungan Belum Tentu Berarti Finansial Sehat, Ini Cara Mengukurnya

Beranda » Artikel » Punya Tabungan Belum Tentu Berarti Finansial Sehat, Ini Cara Mengukurnya

Agustus 14, 2026 //  by admin

Bagikan artikel

Punya Tabungan Belum Tentu Berarti Finansial Sehat

Melihat saldo rekening bertambah setiap bulan memang memberikan perasaan tenang.

Ada rasa bahwa kondisi keuangan semakin aman. Apalagi ketika angka tersebut sudah mencapai puluhan juta rupiah.

Namun, ada satu hal yang sering terlupakan:

Saldo bukanlah keseluruhan cerita tentang kondisi keuangan seseorang.

Seseorang bisa memiliki tabungan Rp50 juta, tetapi juga memiliki utang Rp30 juta. Di sisi lain, seseorang dengan tabungan Rp20 juta mungkin tidak memiliki utang dan memiliki arus kas bulanan yang jauh lebih sehat.

Lalu, siapa yang kondisi keuangannya lebih baik?

Jawabannya tidak bisa ditentukan hanya dari saldo rekening.


Financial Health Bukan Sekadar Tentang Tabungan

Kesehatan keuangan pada dasarnya berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan saat ini, menghadapi kebutuhan yang tidak terduga, memenuhi kewajiban, serta membangun kondisi finansial untuk masa depan.

Karena itu, ada beberapa angka yang perlu dilihat secara bersamaan.

1. Income

Mulai dari mengetahui berapa pendapatan yang benar-benar diterima.

Pendapatan yang besar memang memberikan ruang finansial lebih luas, tetapi belum tentu menghasilkan kondisi keuangan yang sehat apabila seluruhnya habis untuk memenuhi kebutuhan.


2. Expense

Selanjutnya lihat ke mana uang tersebut pergi.

Pengeluaran rutin, cicilan, kebutuhan rumah tangga, lifestyle, hingga pengeluaran kecil yang berulang perlu diperhitungkan.

Masalah keuangan sering kali bukan karena pendapatannya terlalu kecil, tetapi karena pengeluaran tidak pernah benar-benar dipahami.


3. Saving Rate

Menabung bukan hanya tentang nominal.

Yang juga penting adalah berapa persen pendapatan yang berhasil disisihkan secara konsisten.

Misalnya seseorang berpenghasilan Rp10 juta dan mampu menyisihkan Rp2 juta setiap bulan. Saving rate-nya berbeda dengan seseorang yang berpenghasilan Rp20 juta tetapi hanya mampu menyisihkan Rp1 juta.

Artinya, melihat nominal tabungan saja belum cukup untuk memahami kemampuan finansial seseorang.


4. Debt

Utang juga perlu masuk dalam perhitungan.

Tabungan yang besar tidak otomatis menunjukkan kondisi keuangan yang sehat apabila sebagian besar aset tersebut sebenarnya harus digunakan untuk memenuhi kewajiban.

Karena itu, penting untuk melihat hubungan antara aset yang dimiliki dengan total kewajiban.


5. Net Worth

Salah satu cara sederhana untuk melihat posisi kekayaan adalah dengan menghitung:

Total Aset − Total Kewajiban = Net Worth

Misalnya:

Aset: Rp100 juta
Utang: Rp40 juta

Maka net worth adalah Rp60 juta.

Angka ini memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan hanya melihat saldo tabungan Rp100 juta.


Jadi, Berapa Tabungan yang Bisa Dibilang “Aman”?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua orang.

Kebutuhan setiap individu berbeda berdasarkan pendapatan, jumlah tanggungan, gaya hidup, kewajiban, dan kondisi pekerjaan.

Karena itu, daripada mengejar angka tabungan tertentu hanya karena mengikuti orang lain, lebih baik mulai memahami kondisi finansial sendiri.

Yang penting bukan hanya berapa banyak uang yang berhasil dikumpulkan, tetapi apakah kondisi tersebut cukup untuk menghadapi kebutuhan dan risiko finansial yang mungkin muncul.


Hal yang Sering Membuat Orang Salah Menilai Kondisi Keuangannya

Ada beberapa kebiasaan yang membuat seseorang merasa kondisi keuangannya aman padahal belum tentu.

Pertama, hanya melihat saldo rekening tanpa menghitung utang.

Kedua, mencatat pendapatan tetapi tidak mencatat seluruh pengeluaran.

Ketiga, menganggap tabungan sebagai uang yang bebas digunakan tanpa memperhitungkan kebutuhan jangka panjang.

Keempat, meningkatkan gaya hidup setiap kali pendapatan meningkat.

Pada akhirnya, pendapatan boleh bertambah, tetapi apabila pengeluaran tumbuh dengan kecepatan yang sama atau bahkan lebih tinggi, kondisi keuangan tidak banyak berubah.


Kesimpulan

Financially healthy bukan berarti memiliki saldo rekening paling besar.

Kondisi keuangan yang sehat dimulai dari kemampuan memahami angka sendiri: berapa yang masuk, berapa yang keluar, berapa yang berhasil disimpan, berapa kewajiban yang dimiliki, dan berapa kekayaan bersih yang sebenarnya.

Karena ketika kita hanya melihat saldo, kita hanya melihat satu bagian kecil dari cerita.

Tetapi ketika kita memahami seluruh angka, kita mulai memahami kondisi keuangan yang sebenarnya.

Di Rekkaa, kami percaya bahwa angka bukan sekadar laporan. Angka membantu pemilik bisnis dan individu memahami kondisi keuangan, menemukan risiko lebih awal, dan mengambil keputusan dengan lebih tepat.

Kenali angkanya. Pahami kondisinya. Ambil keputusan dengan lebih baik.

Kategori: Akunting, Artikel

Anda tertarik?

Hubungi kami untuk konsultasi

Whatsapp Konsultan

You May Also Be Interested In:

Punya Tabungan Belum Tentu Berarti Finansial Sehat, Ini Cara Mengukurnya

Sudah Terlanjur Kena Sanksi Pajak? Ketahui Hak Wajib Pajak untuk Mengajukan Pengurangan Sanksi

Payroll Bisa Memprediksi Kondisi Bisnis 6 Bulan ke Depan? Ini Data yang Harus Dilihat

Seller Merasa Omzetnya Kecil, Tapi Tetap Mendapat SP2DK? Ini Penyebabnya

Kenapa Laporan Keuangan Baru Dicari Saat Dibutuhkan?

Payroll Perusahaan Menjadi Indikator Kesehatan Operasional Perusahaan?

Pajak Tidak Dibayar atau Pajak Salah Hitung, Mana yang Lebih Berisiko bagi Bisnis?

Kementerian Keuangan Terapkan Skema Baru Pemungutan PPh Seller Marketplace, Apa Dampaknya bagi Pelaku Usaha?

PT Perorangan Kini Wajib Menyampaikan Laporan Tahunan. Apa Artinya Bagi Pelaku Usaha?

Previous Post: « Sudah Terlanjur Kena Sanksi Pajak? Ketahui Hak Wajib Pajak untuk Mengajukan Pengurangan Sanksi

Sidebar Utama

Artikel Terbaru

Laporan keuangan sederhana bagi UMKM dan perpajakan UMKM

LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DAN PERPAJAKAN BAGI UMKM 

Pendahuluan Laporan keuangan sederhana untuk UMKM adalah …

Sanksi atau konsekuensi tidak mengikuti program pengungkapan sukarela atau tax amnesty

Sanksi atau Konsekuensi Tidak Mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS / Tax Amnesty Jilid II)

Apa sanksi atau konsekuensi jika tidak mengikuti Program …

Fungsi dan Manfaat Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM

Manfaat dan Fungsi Laporan Keuangan Sederhana bagi UMKM

Kita perlu mengetahui untuk membuat laporan keuangan Anda tidak …

Kiat-kiat Dalam Penyusunan SPT Tahunan Badan

PENDAHULUAN Tanggal 31 April 2022 adalah batas akhir …

Sudah Terlanjur Kena Sanksi Pajak? Ketahui Hak Wajib Pajak untuk Mengajukan Pengurangan Sanksi

Bagi banyak pemilik bisnis, menerima surat tagihan atau sanksi …

Payroll Bisa Memprediksi Kondisi Bisnis 6 Bulan ke Depan? Ini Data yang Harus Dilihat

Bagaimana Mungkin Data Gaji Bisa Membaca Masa Depan …

Seller Merasa Omzetnya Kecil, Tapi Tetap Mendapat SP2DK? Ini Penyebabnya

Jangan Langsung Panik, Pahami Dulu Apa Itu SP2DK Banyak …

Kenapa Laporan Keuangan Baru Dicari Saat Dibutuhkan?

Ketika Bisnis Berjalan Lancar, Laporan Keuangan Sering …

Payroll Perusahaan Menjadi Indikator Kesehatan Operasional Perusahaan?

Banyak orang melihat payroll hanya sebagai proses menghitung …

Footer

Adalah layanan jasa profesional di bidang Akuntansi, Perpajakan, dan Payroll untuk perusahaan skala kecil, menengah hingga skala besar, maupun perorangan. 

Services

  • Tax
  • Accounting
  • Payroll
  • Instagram
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube

Informasi

  • Artikel
  • Events
  • Karir
  • FAQ

Kantor


PT RUHIKA FUSTA NUSANTARA

hello@rekkaa.com
+62 815 990 1111

Menara 165, 4th Floor
Jl. TB Simatupang Kav 1 RT/RW 009/003
Pasar Minggu
Kota Jakarta Selatan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12560

Site Footer

Rekkaa Made with

© 2021–2026